Senin, 01 April 2013

Contoh Studi Kasus di Indonesia

Contoh Studi Kasus Manajemen SDM

Ani bekerja di sebuah perusahaan swasta yang memproduksi kertas untuk di kirim ke negara Italia, Cina, Amerika dan termasuk kenegara-negara Asia. Dia sudah bekerja selama 2 bulan dengan jabatan sebagai Sales Marketing yang bertugas meneria pesanan dari luar dan dalam negri dan mewajibkan mahir dalam berbahasa Inggris dan Mandarin.
            Sebeumnya, Ani adalah lulusan IT dari perguruan tinggi yang ada di kotanya dan pernah bekerja di salah satu perusahaan Garmen sebagai Administrasi Produksi. Tergiur oleh gaji yang tinggi , Ani tanpa pikir panjang langsung menerima tawaran untuk bekerja di perusahaan tersebut. Apa yang dialaminya kemudian membuat dia berada dalam kesulitan yang mendalam karena merasa pekerjaan yang dijalaninya tidak sesuai nama yang dibicarakan pada waktu wawancara kerja dan keahlianya dalam mengoperasikan komputer . Selain itu ia merasa tidak menemukan kecocokan antara pekerjaan dengan kepribadiannya yang tidak memahami betul bahasa mandarin. Sampai sekarang dia tidak mengetahui secara pasti apa ruang lingkup pekerjaan yang harus dilaksanakannya, sehingga evaluasi kinerjanya menunjukkan hasil yang tidak menggembirakan. Setiap kali ia mempertanyakan uraian jabatan kepada atasannya, maka jawaban yang diterima adalah perusahaan tidak merasa perlu untuk membuat uraian jabatan dan spesifikasi jabatan karena mengganggap bahwa semua karyawan pasti tahu apa yang harus dikerjakan. Kondisi ini terasa sangat kontras dengan apa yang pernah dijalani oleh Ani di perusahaan sebelumnya, dimana segala sesuatu sudah dijabarkan secara tertulis dan sangat jelas ruang lingkup pekerjaannya. Karena merasa sangat sulit untuk menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut maka Ani dengan berat hati akhirnya mengundurkan diri dari perusahaan setelah bekerja selama 6 bulan.
Reaksi:

1 komentar: